Tunas

Dunia ini berubah menjadi sesuatu yang tak pernah terpikir olehnya.

Kesenjangan bukanlah lagi kesenjangan. Peraturan bukanlah lagi peraturan. Tunas yang tumbuh tak lagi menjadi makhluk hidup penuh potensi dan kegunaan. Ia hanyalah tunas, yang diam di tempatnya tumbuh. Hanya sebuah tunas kecil dan akan selalu menjadi tunas kecil meski tubuhnya berubah, meski daunnya melebar, meski tingginya bertambah, meski kuncupnya berbunga, meski buahnya bermunculan.

Namun dia tetaplah tunas dan akan selamanya menjadi tunas. Yang diam di tempatnya. Yang diam mengikuti alur. Yang diam, melihat namun tak merasakan. Yang diam, mendengar namun tidak mengerti. Yang diam, dan hanya diam. Hanya diam saja. Hanya diam. Diam. Diam. Tersegel oleh dirinya sendiri. Sang tunas yang malang.

Tunas yang malang.

Malang karena dia hanya sanggup sejauh itu. Malang karena dia hanya sanggup diam dan menerima. Apalah artinya memiliki klorofil jika dia hanya menerima keberadaan klorofil? Apalah artinya tumbuh jika dalam dirinya, dia hanya setinggi semut? Apalah artinya membesar, jika dalam dirinya dia hanya sebesar kutu?

Tunas yang malang.

Tunas yang malang dan menyedihkan. Tunas yang tetap tak tahu apa-apa meski dunia porak-poranda. Tunas yang tak mengerti apa-apa meski matahari telah lama mati. Tunas yang tak tahu apa-apa meski air tak lagi mengalir. Tunas yang tak tahu apa-apa.

Hanya tunas.

Tunas yang malang.

Tunas yang menyedihkan.

Tunas yang sendirian. Berdiri tegak sendirian di tengah tanah gersang yang membeku. Matahari telah lama mati. Air telah lama surut. Kenangan hanya tinggal kenangan. Ingatan hanya tinggal ingatan. Terpotong-potong oleh keabadian. Kehilangan estetikanya karena keabadian. Semu. Semua semu. Seperti dirinya.

Tunas yang semu.

Tunas yang malang.

Tunas yang menyedihkan.

Hanya tunas.

Tunas.

Tak pernah lebih dari tunas.

Tunas

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s