Exaggerate; Bullets For A Broken Gun

“Kamu mau aku menyembah?”

Dia termangu di tempatnya berdiri. Suara itu berasal dari belakangnya. Suara perempuan yang akrab di telinganya. Suara perempuan yang lekat dalam benaknya. Suara perempuan, yang selalu ada dalam ingatannya.

Dia menelan ludah. Suara itu begitu dingin, sekaligus mengerikan hingga bulu kuduknya berdiri. Perlahan, dia berbalik. Menghadapi wanita yang kini berdiri tak jauh di belakangnya. Berdiri, berlatarkan gemerlap perkotaan yang jauh di sana, diiringi desau angin dingin yang menggigiti sumsum tulang.

Bukit Bintang.

Yogyakarta.

Celotehan muda-mudi yang terselipi oleh bahasa Jawa terdengar di kejauhan. Harum jagung bakar tercium di udara, menggoda siapapun yang cukup bodoh untuk digoda. Gigitan angin pada tempat setingg beberapa puluh kaki dari permukaan laut mulai tampak mempengaruhi pasangan-pasangan di sana.

Dia laki-laki, dan kini tengah bersama seorang perempuan.

Tapi mereka bukan pasangan.

Perempuan itu memandangnya lurus, dengan tatapan terluka. Membuatnya ingin memalingkan wajah, meski tak sanggup. Perempuan itu menatapnya lurus, dengan tatapan menahan tangis. Membuatnya ingin memalingkan wajah, ingin berlari menjauh. Ingin pergi. Ingin kabur. Tetapi dia tidak bisa.

Bibir perempuan itu bergetar.

Perempuan itu tengah berjuang menahan tangis. Janji perempuan itu padanya, yang selalu hadir di antara mereka.

Dia hanya membeku.

“Kamu mau aku menyembah?”

Dia hanya membeku.

“Apa dengan menyembah, kamu tidak akan membuangku?”

Dia tetap membeku.

“Sebegitu susahnya untuk tidak membuangku?”

Dia masih terus membeku.

Perempuan itu tersenyum pahit, “kalau begitu, biarkan aku yang pergi karena, tanpa kamu buang pun, aku akan pergi.”

Dia terpaku. Perempuan itu kini berbalik dan mulai melangkah pergi. Dan dia tidak menahan perempuan itu. Dia tidak sanggup. Dia hanya terpaku. Masih terdengar kalimat terakhir perempuan itu, sebelum perempuan itu menghilang dari pandangan.

“Karena ini hanyalah lingkaran setan.”

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s