Fragmen Kelima: Pembenaran

Langkah kaki saling beradu satu sama lain. Sebagian besar berhenti. Sebagian kecil melangkah dengan berhati-hati. Ada satu langkah kaki yang masih tetap berjalan dengan kecepatan tinggi. Memutari ruangan. Namun, tidak ada suara yang terdengar, kecuali rentetan kalimat bercampur makian dari suara laki-laki. Ujung jemarinya mengetuk permukaan meja kayu dengan geram. Nyala jingga bhostan telah kembali …

Iklan

Fragmen Keempat: Dengki

Tiga hari belakangan dia habiskan dengan melakukan rutinitas sembari terbakar dendam. Rapat mingguan antar Forrester kemarin adalah kekacauan besar, dan suasana hatinya yang buruk sama sekali tidak membantu. Seolah belum cukup, hasil sia-sia dari tes racun yang dimasukkan ke dalam tubuh adiknya membuat perempuan itu kehilangan petunjuk. Tangannya gatal ingin menuliskan surat perintah pencarian orang …