Abstruse Her, Abstruse Me 2

"Belom ada larangan tertulis, kan?" Hm, aku bergumam dalam hati, susah.

Iklan

Abstruse Her, Abstruse Me

Dia datang lagi. Aku baru saja saling bertukar sapa dengan rekan sejawatku di kafe ini dan menggantikan shift kasir saat dia datang, perempuan itu; dengan wajah serius yang sama. Senyum sopan. Tatapan mata sekilas, dan keluarlah pesanannya yang biasa: segelas kopi. Hitam, tanpa gula. Kemudian dia berlalu begitu saja. Kuteriakkan pesanan perempuan itu kepada rekan … Lanjutkan membaca Abstruse Her, Abstruse Me