Tarian Jiwa sang Penari

Kamu datang dengan begitu tiba-tiba. Menghantamkan eksistensimu yang meledak-ledak sekaligus stagnan padaku; membuatku terpesona dengan seluruh bara jiwa yang menari-nari di sekelilingmu. Senyum miringmu mengiringi pertukaran kata sarkastis yang terlontar di antara kita.  Kulihat sekujur tubuhmu menegang dan melentur bergantian. Kamu seolah menari dalam benakku, mempertontonkan kekuatan inti dirimu dengan begitu gemulai dan menggoda. Membuatku …