Manusia Memang Absurd

Sebuah buku tergeletak di samping notebook-nya. Buku dengan tema berat dan berhias pembatas warna-warni di sejumlah halamannya. Jika tiap lembar terbuka, buku itu akan menampilkan coretan si pemilik yang digores menggunakan ballpoint dengan tinta murahan--agar tidak menembus, katanya. Sementara si pemilik buku sendiri tengah sibuk dengan notebook berlayar 10 inci yang memancarkan sinar terang. Sesekali, …