Fragmen Keempat: Dengki

Dia memaki sang dewa, hingga pikirannya berkecamuk. Tiga hari belakangan dia habiskan dengan melakukan rutinitas sembari terbakar dendam. Seolah belum cukup, hasil sia-sia dari tes racun yang dimasukkan ke dalam tubuh adiknya membuat perempuan itu kehilangan petunjuk. Tangannya gatal ingin menuliskan surat perintah pencarian orang dengan ciri-ciri yang telah dikatakan Achten, kalau saja dia tidak …

Tarian Jiwa sang Penari

Kamu datang dengan begitu tiba-tiba. Menghantamkan eksistensimu yang meledak-ledak sekaligus stagnan padaku; membuatku terpesona dengan seluruh bara jiwa yang menari-nari di sekelilingmu. Senyum miringmu mengiringi pertukaran kata sarkastis yang terlontar di antara kita.  Kulihat sekujur tubuhmu menegang dan melentur bergantian. Kamu seolah menari dalam benakku, mempertontonkan kekuatan inti dirimu dengan begitu gemulai dan menggoda. Membuatku …